Mister_PT. Diberdayakan oleh Blogger.

SUA

Hampir aku putus asa
Lantaran hitam putih yang tak teruraikan
Larut keringat dan air hujan
Atau air mata resah karena waktu

Berpaculah roda-roda menemaniku
Hanya bertumpu pada kuda besi reot ini
Berkelok-kelok,
Meliuk-liuk tanpa peduli pengendara lain

Gelisah,
Kilatan langit seperti menyambuk keyakinanku.
Namun, aku terus berjalan
Karena bahagia yang aku semoga kan setelahnya.. Tiada kata yang ingin dijelaskan,
Hanya sebentar saja aku ingin bersua
Tak ada kepastian, tapi Tuhan Maha Mengabulkan
Akhirnya...

MUTIARA

Malam itu bintang pun bersembunyi diantara awan, riuh hadirnya manusia membuat bulan tak berani menampakkan diri. Tak memedulikan bintang, bulan, dan kehadiran manusia, saat ini aku bercerita tentang seseorang yang baru aku kenal.
Saat pertemuan itu terjadi, adalah aku yang mengoceh tentang hikayat sebuah kesenian dan banyak hal yang unik menurutku. Melihat antusiasnya dan cara ia menghargai setiap ejaan ku, membuat kebahagiaan tersendiri.
Namanya mutiara, ia datang jauh-jauh dari ibu kota bersama ayahnya, memenuhi kewajiban bersama kelompok seni tari dari daerahnya, membuatku tertegun sejenak. Saat itu kita bercerita tiada henti sampai gemuruh kembang api di malam itu menghentikan perbincangan kita.
Rona wajah dan binar matanya tak mampu membohongi kebahagiaannya, Semua wajah saat itu mendongak ke langit, mungkin hanya aku yang melihat dirinya yang baik. Sampai satu waktu kita bercanda, kelakuan jailnya, mungkin yang membuat malam itu lengkap.
Malam itu, panggung, kembang api, langit, bulan, bintang adalah saksi bisu kita pernah bertemu. Tak sampai hati aku ingin bertanya tentang kesehariannya, namun waktu memaksa kita untuk pulang.
Aku berikan sedikit kenangan dari ku supaya jika berkunjung lagi ia bisa mencari diriku di tempat rantau.
Sampai bertemu kembali mutiara.

Saat Kau Pergi dan Muncul Kembali

29 Maret 2015,

Terkadang memikirkan sesuatu yang pernah kita alami dan kita menyesal telah melakukan semua kejadian tersebut. Yang pasti terjadi jelas bagaimana kita memperbaikinya, entah bagaimana ada perasaan gelisah ketika kita sudah meninggalkan kenangan tersebut. Kita selalu mencoba membayangkan bagaimana jika seandainya ia datang kepada kita dengan membawa kenangan lama. Sampai bayangan itu terbawa dalam sebuah mimpi yang tertata begitu indah dan berakhir begitu menyakitkan ketika kita melihat kenyataan bahwa itu hanya sebuah mimpi. Sekian lama sampai akhirnya kita mempunyai pasangan baru dan hati selalu bingung menjawab ketika ada pertanyaan siapa yang paling kamu sayang, cintai, atau senangi? Jika jawaban nya pasangan baru, maka kita sudah menyakiti hati kita sendiri juga perasaan orang lain. 

Sebuah kisah yang begitu memilukan, waktu itu seorang pria melihat tangisnya untuk terakhir kalinya didepan matanya dan dihadapan banyak orang. Menangis ketika melihat kembali kenangan itu begitu menyakitkannya seorang pria yang tidak tau perasaan seorang wanita yang begitu sangat mencintainya pupus dalam waktu yang singkat. Tapi ketika itu hanya ada satu pikiran bagaimana agar dia bisa memperoleh obat untuk mengobati rasa sakit hatinya karena apa yang telah terjadi. Dan seorang laki-laki itu akhirnya mencoba membuatnya sakit hati walaupun pada lubuk hatinya hanyalah kesedihan yang dideritanya. Terdiam dan pelan-pelan wanita itu pergi dan mempunyai pasangan baru yang bagi seorang pria itu lebih baik dari dirinya. Dan ia merelakannya.

Setelah beberapa tahun berlalu sang pria itu dipertemukan kembali dengan suasana yang berbeda pada saat itu, ketika dipertemukan pada sebuah proyek dan seorang pria itu hanya bisa diam dan menunduk ketika ada seorang wanita itu dalam sebuah persiapan proyek tersebut. Dalam hati pria itu hanya perkataan "Apakah kau melihat ataupun mendengar tangis kehilanganku?" lihir dalam hati seorang pria itu. Wanita itu masih bersama pasangan yang sama setelah perpisan beberapa tahun lalu. Menyakitkan , iya memang tidak ada yang lebih sulit ketika setiap hari harus melihat kebahagiaan mereka dan kita sendiri masih diselimuti rasa ingin kembali. Suatu hari pria tersebut harus mengerjakan persiapan akhir dirumah sahabat wanita itu. Dan si pria itu pelan-pelan mulai membicarakan tentang keadaan sahabat wanitanya itu dan bercerita tentang hal yang memang sudah pernah pria itu ketahui, yang menyakitkan ketika ia harus menanyakan keadaan hubungan wanita itu dengan pasangannya. Dan mereka bahagia dengan keadaan itu, si pria itu harus menelan pahitnya kenyataan yan terjadi. Entah mengapa setiap malam setelah proyek itu si pria selalu memikirkannya lagi sampai-sampai sulit dipungkiri ia harus melihat kenyataan ia belum bisa melupakan wanita yang sudah 3 tahun ia putuskan itu. Setiap malam pria itu hanya ingin wanita itu tau perasaannya dan berdoa kepada tuhan jika sekarang belum diijin kan maka ia hanya ingin wanita itu tau tangis kehilangan yang amat mendalam.

Sahabat wanita itu pernah bilang, "Hati mu itu sebenarnya masih ada dia dan itu masih ada tembok yang mengekangnya dan belum bisa keluar meskipun kamu punya pasangan baru sekarang tapi aku tahu kamu tidak sepenuhnya mencintainya. Dan kamu selalu berharap ia kembali kepadamu tapi itu tidak mustahil. Tapi buang jauh-jauh perasaan yang mengharapkannya berlebihan."

2 April 2015,

Kisah remaja itu berlajut, disaat setelah proyek kemarin selesai dengan sukses mereka pun berpisah entah pergi jauh meskipun masih dalam satu ruang yang tidak bisa dipaparkan. Hari demi hari pria itu merasa mimpinya semakin dekat dengan kenyataan tapi setelah itu ia hanya bisa melihat dan mendengar ceritanya dari sahabat wanita itu, katanya “sudahlah fokus ke sekolahmu saja dulu, lagian dia juga masih bahagia bersama yang sekarang. Ayo dong move kamu bisa kok!”. Pria itupun hanya bisa terdiam dan bersedih dalam hati penuh harapan karena setiap harinya mereka selalu bertemu meskipun hanya melihat matanya, tanpa bisa menyentuhnya. Hanya harapan kecil tapi itu selalu ada setia pulang sekolah ia hanya ingin wanita itu melihat dirinya tanpa harus berbicara dengannya. Sulit baginya saat sudah dekat untuk melihat nya, takut iya perasaan itu yang selalu muncul setiap menatapnya. Meskipun kelas mereka jauh tapi hubungan kelas mereka sangat erat dari kegiatan apapun dan itu yang membuat hati pria itu gelisah. Setiap pulang sekolah ia berusaha melihat apa yag dikerjakannya di social media tapi setiap kali mencoba melihat tak ada satupun yang berubah dari pemberitahuannya. Dan hanya bisa melihat secerca obrolan facebook yang sangat memilukan ketika melihat late massage.. dalam hati si pria itu “Bagaimana ya keadaannya? Sedang apa ya dia? Kapan ya bisa kembali bersamanya? Ah itu mustahil tapi aku tidak bisa berbuat lebih hanya sekedar membantunya jika dia butuh dan tidak selalu ada dalam pikirannya.” Ia mencoba melupakannya, sudah sudah berulang kali dan setiap kali ia mencoba mengawali hubungan dengan gebetannya itu harus sirna karena dalam hatinya masih ada tembok yang berisi kenangan yang hanya bisa hilang ketika wanita datang kepadanya bukan dia yang harus datang kepada wanita lain.

3 Maret 2015

Pagi ini pria itu bangun dengan penuh semangat merasa bahagia ketika sebelum bangun bermimpi tentang hal yang selalu ada disetiap harinya. Semangat itu terkubur hanya dalam batas mimpi dan tidak bisa terwujud dalam kenyataan, dalam mimpinya itu terjadi di sebuah pesta temannya yang sedang berulang tahun saat itu. Saat itu pesta amat meriah dan dimana pria itu hanya duduk dan memegang secangkir minuman, melihat-lihat disekeliling ruangan itu. Terdiam sesaat dan terpaku pada seseorang yang bersama pasangannya, wanita itu bersama kekasihnya bersenang-senang bersama. Pesta itu selesai sampai larut malam dan hujan yang amat sangat deras membuat seisi ruangan itu terasa dingin, sebelum pria itu memutuskan untuk pulang ia harus dikejutkan dengan seseorang yang menepuk pundaknya dan memanggilnya, “Hei bro, pacarku nggak bawa jaket dan ini hujan aku boleh pinjam jaketmu nggak kasihan dia kedinginan?”, Hanya wanita itu yang ia lihat lalu ia melepas jaketnya dan memberikannya kepada wanita itu.. Tanpa merasa terbebani bahwa ia adalah masa lalu pria itu sulit digambarkan perasaan senang maupun tertekan yang terjadi kepada pria itu namun semua itu terjadi begitu cepat.


Terbangun lalu ia sadar itu hanya mimpi dalam tidur yang begitu indah dan ia memberanikan diri untuk memulai BBM ia meskipn hanya masalah proyek lagi tapi setidaknya sudah mengobati rasa rindunya yang teramat dalam dan sulit untuk diungkapkan. “Siapa sih dia? Di hanya masa laluku, lalu bagaimana caraku untuk mengulang kebersamaaan dengannya jika ia sudah punya kekasih dan itu mustahil untuk terjadi, tuhan akan engkau bawa alur hidupku di dunia ini? Apakah aku akan terbelenggu sampai nanti apakah engkau akan mengirim pengganti yang bisa mengobati dan mengisi hati ini untuk kesekian kali nya? Atau aku akan gagal dan mengulangi kesalahan yang sama? Tunjukan padaku yang aku pikirikan ini benar atau salah.” Gumam pria itu dalam hati dan perasaan pasrah kepada sang maha pencipta.

Kembali menulis

Pagi semua, hahaha. Sudah lama ini blog enggak pernah gue buka, eh pas ada hari minggu lagi ngurung diri di kamar jadi kepikiran buka blog ini. Tapi banyak perubahan deh kayaknya dari mulai cara menulis dan pandangan hidup. Hari ini sempet seneng juga bisa memenuhi target harian bangun pagi lanjutin ibadah. Kesibukan gue minggu-minggu ini ya nyiapin kebutuhan ujian-ujian sih, dari mulai ujian semester/test block, praktikum, UN, SNMPTN, UM dan masih banyak, bayangin aja sudah mulai susah, tapi yang paling pokok adalah prinsip Mental Block.
Hari ini jadwal gue renang, sedikit olah raga biar otak kita bisa seger lagi dan siap buat nglanjutin rentetan-rentetan belajar cerdas. Banyak hal yang gue alami sebelum nulis entri ini. Banyak transformasi istilah kerennya dari gue, gue sudah punya banyak pengalaman bisnis kecil dari mulai julan pulsa, sedikit juga mengenal konsep menjadi pengusaha dari mulai membantu orang lain menjual handphone walaupun itu semua enggak ada yang beli namun menurut gue itu semua pembelajaran sih. Terus ada lagi, gue mulai mengenal lembaga koperasi, gue terjun ke lembaga koperasi anugrah sebagai pengawas. Banyak hal yang sudah gue lakuin di berapa ya? 1 tahun apa 2 tahun ya? Ah bodo amat yang penting itu.

Oke sorry banget kali ini gue nggak banyak nulis soalnya masih kaku ini jari, jadi setelah ini mungkin gue banyak nulis tentang pandangan gue. Oke selamat beraktifitas! Sukses guys!